file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Avatar photo
01KHNW2HCE61BX132JEWW60WZB

tv-beritakota.com, JAKARTA- Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan ini diambil dalam Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta pada Selasa (17/2/2026), dipimpin langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Dalam konferensi pers usai sidang, Menag menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama yang didasarkan pada dua metode utama, yakni hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal secara langsung).

Berdasarkan paparan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia masih berada di bawah ufuk. Ketinggian hilal tercatat antara -2,41° hingga -0,93°, dengan sudut elongasi berkisar antara 0,94° sampai 1,89°.

Angka tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yaitu tinggi minimum 3° dan sudut elongasi minimum 6,4°.

Artinya, secara astronomis, hilal belum mungkin terlihat. Dengan demikian, data hisab menunjukkan bahwa awal Ramadan belum dapat ditetapkan pada keesokan harinya.

Baca Juga :  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State