Ke depan, BKKBN NTT berkomitmen untuk memperluas titik layanan, tidak hanya di pelabuhan, tetapi juga di bandara dan lokasi strategis lainnya di wilayah NTT yang luas.
“Kami ingin lebih mendekatkan layanan kepada keluarga Indonesia, khususnya di NTT. Tidak hanya saat Lebaran, tetapi juga pada momentum lain seperti Natal dan Tahun Baru,” tambahnya.
Terkait ketersediaan alat kontrasepsi, BKKBN NTT memastikan stok pil dan kondom dalam kondisi aman dan mencukupi.
“Stok yang ada saat ini diperkirakan cukup untuk 6 hingga 10 bulan ke depan. Bahkan jika permintaan tinggi, kami masih mampu melayani hingga 500 sampai 1.000 pengguna,” jelas Faizal.
Distribusi alat kontrasepsi dilakukan melalui fasilitas kesehatan setempat, seperti Puskesmas, sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Sebagaimana diketahui Posko Angkutan Lebaran resmi beroperasi mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.(Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












