IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Satker PJN Wilayah 2 lakukan review Desain Penanganan longsoran Henes Motamasin dan Soe – Napan

Avatar photo
IMG20250623173518
oplus_1024

Paket ini tidak hanya mencakup penanganan longsoran, tetapi juga kegiatan pemeliharaan rutin kondisi jalan dan holding, yang bertujuan untuk menjaga kondisi jalan tetap prima.

IMG 20250625 WA0002

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

PPK 2.1 Provinsi NTT, Heriyanto J. Hotty, S.T., yang biasa disapa Abe menjelaskan bahwa pengajuan perubahan desain ini didasarkan pada hasil pengecekan lapangan yang teliti. Selain itu, pertimbangan juga diberikan pada volume kontrak dan kebutuhan yang ada.

Berdasarkan analisis komprehensif ini, diputuskan bahwa penggunaan sistem Bor pile akan menjadi solusi yang lebih ideal dibandingkan dengan bronjong pada dua titik longsoran tersebut.

“Pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa penggunaan bronjong tidak selalu efektif. Pernah terjadi pada tahun 2010, konstruksi bronjong hanyut terbawa oleh air. Jika kami memasang bronjong lagi, kemungkinan besar akan rusak lagi, yang berarti pemborosan anggaran,” jelas Abe.

“Kami telah menyampaikan permintaan perubahan desain kepada Satker. Dan dari hasil pengecekan dan review di lapangan, ternyata memang benar. Pihak Balai memberikan respons positif dan mengizinkan kami melakukan review desain dengan menggunakan dana yang sudah terkontrak, tanpa perlu adanya adendum biaya,” tambahnya.

Baca Juga :  Kejati NTT kawal Proyek Revitalisasi Pelabuhan Marapokot, Upaya Preventif Jaga Uang Negara