IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ruas Jalan Wolokela–Late Rampung 100 Persen, PHO Dijadwalkan 19 Juni 2026

Avatar photo
file 000000003ccc7209b74e75c0c6a855ce

Raymond menegaskan bahwa pengendalian mutu menjadi prioritas utama selama pelaksanaan pekerjaan. Pengawasan dilakukan secara bersama-sama oleh pihak penyedia jasa, konsultan supervisi, laboratorium teknik, serta unsur BPJN NTT.

“Pengendalian mutu menjadi prioritas kami. Semua pihak terlibat dalam pengawasan sehingga kualitas pekerjaan dapat terjaga dengan baik,” katanya.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Setelah PHO dilaksanakan, proyek tersebut akan memasuki masa pemeliharaan selama satu tahun sebelum nantinya diserahkan kepada pemerintah daerah.

Keberadaan ruas Jalan Wolokela–Late disambut positif oleh masyarakat setempat.

Marsel, salah seorang warga, mengaku pembangunan jalan tersebut membuka akses baru menuju wilayah Late dan memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan lahan pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Ini seperti jalan baru bagi masyarakat. Dengan akses yang terbuka, lahan-lahan yang selama ini terbengkalai bisa dikembangkan menjadi sentra pertanian. Harapan kami jalan ini bisa diteruskan sampai ke Rumah Sakit Late sehingga akses menuju Bajawa menjadi lebih mudah,” katanya.

Baca Juga :  Penanganan banjir bandang Nagekeo. Wagub: Fokus Pencarian Korban, Pemulihan Infrastruktur, dan Pemenuhan Kebutuhan Dasar