IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Progres Penanganan Dua Titik Longsor Ruas Soe–Kefamenanu Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum Akhir Tahun

Avatar photo
file 00000000504c71faa0607faa926b2edc

Selain penanganan longsor, sejumlah pekerjaan pendukung juga berjalan, antara lain rehabilitasi Jembatan Oemanu dan Noemuti, pemasangan bronjong pengaman, perbaikan bangunan bawah jembatan, overlay aspal di titik-titik tertentu, serta pemeliharaan rutin kondisi jalan.

Menurut Abe, secara keseluruhan, ruas sepanjang 109,93 kilometer yang mencakup lebih dari 20 segmen jalan dan sekitar 12 jembatan ini memiliki tingkat kemantapan mencapai 96,9 persen.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Hal ini menunjukkan kondisi jaringan jalan yang relatif mantap namun tetap membutuhkan intervensi pada titik-titik kritis.

Mantan PPK 3.2 BPJN Jawa Tengah ini mengatakan paket preservasi dengan nilai kontrak sekitar Rp11 miliar ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Desember 2026.

Kendati demikian, pekerjaan utama penanganan longsor ditargetkan selesai lebih awal guna memberikan ruang bagi penyelesaian pekerjaan minor, peningkatan kualitas, serta kelengkapan administrasi proyek.

 

Libatkan Tenaga Kerja Lokal

Di sisi lain, program pemeliharaan rutin turut melibatkan masyarakat melalui skema padat karya.

Baca Juga :  Pelaksanaan IJD Tahap II 2025 di NTT Resmi Bergulir: Sembilan Paket Kontrak Ditandatangani