IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Progres Penanganan Dua Titik Longsor Ruas Soe–Kefamenanu Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum Akhir Tahun

Avatar photo
file 00000000504c71faa0607faa926b2edc

Setiap kelompok kerja terdiri dari 25 hingga 30 orang yang melaksanakan kegiatan seperti pembersihan saluran dan pemotongan rumput secara berkala setiap bulan.

Dengan alokasi anggaran swakelola lebih dari Rp4 miliar, program ini tidak hanya menjaga fungsi infrastruktur jalan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

“Pembayaran dilakukan langsung di lapangan setiap bulan. Ini membantu meningkatkan pendapatan warga,” ungkap Abe.

Dalam proses penyempurnaan desain penanganan longsor, dilakukan penyesuaian teknis berupa penambahan material geotextile woven (IPKN 50) sebagai stabilisator.

Sementara struktur utama seperti bored pile, pile cap, dan DPT tetap mengacu pada desain awal.

Abe menegaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan berada dalam pengawasan ketat untuk menjamin kesesuaian spesifikasi teknis, baik dari aspek mutu konstruksi, kecepatan pelaksanaan, maupun tertib administrasi.

Pelaksanaan proyek oleh CV Bagus di bawah pimpinan Erwin Yosep disebut berjalan optimal dan sesuai dengan rencana kerja.

Baca Juga :  PT.Cahaya Berlian Jaya Abadi siapkan langkah Percepat Pekerjaan Jalan Silu-Oemofa di Kabupaten Kupang