IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Progres di Atas 75 Persen, Penanganan Longsoran di Kawasan Taman Nasional Manupeu Tana Daru Gunakan Konstruksi Matras dan DPT

Avatar photo
IMG 20251113 WA0006

tv-beritakota.com (Waikabubak,NTT)– Upaya penanganan longsoran di kawasan Taman Nasional Manupeu Tana Daru, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Hingga awal bulan November 2025, progres fisik penanganan telah melampaui 75 persen.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari paket preservasi Jalan Nasional Waikabubak–Batas Kabupaten Sumba Timur, yang menjadi salah satu jalur vital penghubung antar daerah di Pulau Sumba.

Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Provinsi NTT, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Provinsi NTT, Frumensia Sylvia, menjelaskan bahwa penanganan longsoran sepanjang 200 meter di dalam kawasan taman nasional ini menggunakan konstruksi Dinding Penahan Tanah (DPT) beton FC 30 serta matras perkuatan lereng.

“Matras perkuatan lereng ini terdiri dari kawat baja yang berfungsi menahan tekanan tanah dan mencegah longsor. Penggunaan metode ini juga sudah melalui koordinasi dengan pihak pengelola Taman Nasional,” ujar Sylvia, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga :  Progres 30- 40 Persen Jadi Target November 2025, Dua Paket IJD di Pulau Sumba Terus Digenjot