tv-beritakota.com (Kupang, NTT )- Upaya keras untuk memulihkan kondisi ruas jalan yang terdampak longsor di Takari, tepatnya di perbatasan antara Kota Kupang dan Batas Kota Soe, menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Progres penanganan longsoran yang terjadi pada STA 70+700 saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen.
PT Hutama Mitra Nusantara (HMN), selaku pelaksana pekerjaan, memastikan bahwa proyek penanganan longsoran ini akan selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi pengguna jalan yang selama ini terganggu akibat adanya longsoran tersebut.
Metode penanganan yang diterapkan pada ruas jalan ini adalah pembangunan konstruksi Dinding Penahan Tanah (DPT).
Konstruksi ini dibangun dengan pondasi bored pile beton bertulang sepanjang 70 meter. Selain itu, akan dibangun penutup di sisi kiri dan kanan DPT untuk memperkuat struktur.
“Untuk pondasi bored pile, ada 61 titik dengan kedalaman 4 meter. Sementara pile cap (fondasi) memiliki kedalaman 1 meter, dan DPT memiliki ketinggian 5 meter,” jelas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Provinsi NTT, Paul Zakarias Gugo, ST.MT, dalam sebuah wawancara.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












