“Tiga hal ini sangat penting karena akan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat sekitar,” tegas Paul.
Untuk memastikan kelancaran proyek, BPJN NTT akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kupang, Kepolisian, Dinas Perhubungan, aparat kelurahan, serta masyarakat setempat.
Sebelumnya, pada Januari 2025, BPJN NTT bersama Pemkot Kupang telah menggelar sosialisasi pembangunan Jembatan Oesapa yang diikuti seluruh pemangku kepentingan.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan peninjauan lapangan guna mematangkan desain dan perencanaan teknis proyek.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Jembatan Oesapa diharapkan tidak hanya menjadi solusi infrastruktur, tetapi juga mendorong kelancaran transportasi dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Kupang ke depan. (Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












