BBWS NT II juga menemukan sejumlah Hidran Umum (HU) mengalami keretakan ringan akibat gempa.
Fasilitas tersebut akan diperbaiki melalui penanganan tanggap darurat sehingga kembali dapat digunakan masyarakat.
Tidak berhenti pada perbaikan fasilitas yang ada, BBWS NT II juga berencana menambah Hidran Umum agar distribusi air dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Penambahan tersebut akan memperhitungkan debit sumber air yang tersedia agar pembagian air dapat dilakukan secara merata.
Siapkan Opsi Sumur Bor di Palue
Untuk memperkuat ketersediaan air baku di Pulau Palue, BBWS NT II juga menyiapkan opsi pengeboran apabila hasil kajian menunjukkan adanya potensi air tanah.
Survei geolistrik telah dilakukan bersama Balai Teknik Air Tanah dari Bandung dan sejumlah unit teknis terkait.
Hasil survei tersebut akan dievaluasi untuk menentukan apakah terdapat potensi air tanah yang dapat dimanfaatkan.
Jika potensinya memenuhi, pengeboran sumur dapat menjadi salah satu solusi untuk menambah sumber air bagi masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
