file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

IJD 2026 Siap Bergulir, 39 Paket Masuk DPP Ditargetkan Tender Minggu Ini

Avatar photo
Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan (KPIJ) BPJN NTT, Mahmah Dian Mahendra, S.T., M.T., mengatakan keputusan terkait paket-paket IJD yang masuk dalam DPP telah ditetapkan pemerintah pusat. Namun, kepastian pelaksanaan seluruh paket masih bergantung pada ketersediaan anggaran.

Hal ini karena besaran anggaran yang tercantum dalam perencanaan belum tentu sama dengan dana yang nantinya benar-benar tersedia dalam DIPA.

“Kalau uangnya tidak sebesar DPP, kemungkinan memang keluarnya sedikit,” jelasnya.

Karena itu, BPJN NTT masih menunggu kepastian besaran anggaran dari pemerintah pusat sebelum memastikan paket-paket yang nantinya dapat berlanjut hingga tahap kontrak.

Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan (KPIJ) BPJN NTT, Mahmah Dian Mahendra, S.T., M.T., mengatakan keputusan terkait paket-paket IJD yang masuk dalam DPP telah ditetapkan pemerintah pusat. Namun, kepastian pelaksanaan seluruh paket masih bergantung pada ketersediaan anggaran.

Mahma memperkirakan, sinyal mengenai kepastian anggaran mulai terlihat pada pertengahan Oktober 2026.

“Pertengahan Oktober seharusnya sudah ada sinyal,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, proses tender dapat berjalan terlebih dahulu, sementara kontrak tetap menunggu kepastian tersedianya anggaran.

Mahma menjelaskan, dalam proses tender nantinya terdapat klausul yang mengatur apabila anggaran tidak tersedia dalam DIPA, maka paket dapat dibatalkan.

“Tender dulu, tapi nanti ada klausul kalau uang tidak keluar dalam DIPA, maka dibatalkan dan tidak bisa menuntut,” jelasnya.

Selain persoalan anggaran, faktor waktu juga menjadi perhatian BPJN NTT.

Baca Juga :  Progres Jembatan Gantung Usu Rote Ndao Capai 65,18 Persen, Bangunan Atas Rampung 100 Persen