file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

BBWS NT II Tangani Kerusakan Irigasi di Rote Ndao, Puluhan Hektare Sawah Terhindar dari Ancaman gagal panen

Avatar photo
PPK OP SDA IV BBWS NT II, Lalu Siswandi, S.T., M.T.saat meninjau langsung penanganan irigasi di Kab. Rote Ndao

ROTE NDAO, tv-beritakota.com – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II bergerak cepat menangani kerusakan infrastruktur irigasi di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini dilakukan untuk memulihkan distribusi air ke persawahan sekaligus meredakan kekhawatiran petani terhadap ancaman gagal panen.

Penanganan dilakukan pada dua lokasi, yakni kebocoran pintu pengatur air di Desa Mantasio, Kecamatan Rote Timur, serta kerusakan saluran irigasi di Daerah Irigasi Hahendam, Desa Duli, Kecamatan Lobalain.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) IV BBWS NT II, Lalu Siswandi, S.T., M.T., saat dikonfirmasi pada Senin (19/10/2026), menjelaskan bahwa kedua titik tersebut menjadi perhatian karena kerusakan infrastruktur berpotensi mengganggu pasokan air bagi lahan pertanian masyarakat.

Menurut Siswandi, penanganan dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bagi petani tetap terpenuhi, terutama ketika tanaman padi memasuki fase penting menjelang panen.

Baca Juga :  Menuju Infrastruktur jalan yang lebih baik, PUPR Kota mulai tingkatkan jalan konstruksi termasuk pengaspalan kantor Walikota Kupang