file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

BBWS NT II Tangani Kerusakan Irigasi di Rote Ndao, Puluhan Hektare Sawah Terhindar dari Ancaman gagal panen

Avatar photo
PPK OP SDA IV BBWS NT II, Lalu Siswandi, S.T., M.T.saat meninjau langsung penanganan irigasi di Kab. Rote Ndao

Setelah pekerjaan rampung, petugas bersama masyarakat melakukan pengujian dengan membuka aliran air untuk memastikan saluran kembali berfungsi.

Hasil pengujian menunjukkan air sudah dapat mengalir menuju area persawahan yang sebelumnya mengalami gangguan pasokan air.

Kembalinya fungsi saluran tersebut menjadi kabar baik bagi petani karena distribusi air dapat kembali dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian.

Saat peninjauan berlangsung, sejumlah petani bahkan terlihat menggunakan pompa air berukuran kecil untuk menyiram lahan mereka.

Meski saluran utama telah kembali berfungsi, Siswandi mengingatkan bahwa pembangunan saluran tersier masih perlu mendapat perhatian. Infrastruktur tersebut dibutuhkan agar air dapat didistribusikan secara lebih merata hingga ke petak-petak sawah milik petani.

PPK OP SDA IV NT II, Lalu Siswandi saat menyerahkan bantuan kepada Petani

Menurutnya, petani maupun kelompok tani dapat mengusulkan pembangunan saluran tersier melalui instansi yang menangani sektor pertanian atau melalui program lain yang memungkinkan.

Perencanaan saluran tersier dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas distribusi air sekaligus mendukung keberlanjutan infrastruktur irigasi dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Kurang dari 72 jam, Jalan Darurat yang dikerjakan BPJN NTT akhirnya dibuka untuk transportasi umum