file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

BBWS NT II Tangani Kerusakan Irigasi di Rote Ndao, Puluhan Hektare Sawah Terhindar dari Ancaman gagal panen

Avatar photo
PPK OP SDA IV BBWS NT II, Lalu Siswandi, S.T., M.T.saat meninjau langsung penanganan irigasi di Kab. Rote Ndao

PPK OP SDA IV BBWS NT II, Lalu Siswandi, S.T., M.T.saat meninjau langsung penanganan irigasi di Kab. Rote Ndao

Kebocoran Pintu Air Mantasio, Sekitar 40 Hektare Sawah Terancam Kekeringan

Di Desa Mantasio, persoalan bermula dari laporan petugas Unit Pelaksana (UP) Bendungan mengenai terganggunya pasokan air ke area persawahan.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa petani mulai mengkhawatirkan kondisi tanaman padi akibat lahan yang mengalami kekeringan. Bahkan, sebagian permukaan tanah sawah dilaporkan mulai retak dan berlumpur, sementara tanaman padi diperkirakan memasuki masa panen dalam waktu sekitar tiga minggu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran OP SDA BBWS NT II turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kondisi infrastruktur dan mencari solusi agar distribusi air dapat kembali berjalan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kebocoran pada gate valve atau katup pengatur aliran air. Kebocoran terjadi pada bagian pipa dan sambungannya sehingga air terus keluar dan berpotensi mengganggu penyaluran air menuju persawahan.

Siswandi menjelaskan, instalasi tersebut merupakan fasilitas lama yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan air baku. Seiring waktu, instalasi itu mengalami perubahan dan sempat ditangani secara swadaya oleh petani.

Baca Juga :  Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT