Menurutnya, prinsip pencegahan harus dikedepankan karena risiko penularan penyakit dari hewan kepada manusia harus diminimalkan.
“Lebih baik mencegah daripada menggabungkan,” tegasnya.
Karantina Hewan Pastikan Ternak Sehat
Sementara itu, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan NTT menegaskan bahwa pihaknya memiliki fungsi pengawasan dan pengendalian terhadap lalu lintas hewan.
Pengawasan dilakukan terhadap berbagai jenis ternak, mulai dari sapi, kuda, kerbau, kambing, babi hingga unggas.
Setiap hewan yang akan dilalulintaskan harus dipastikan memenuhi persyaratan kesehatan hewan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihak karantina berharap solusi yang dihasilkan melalui koordinasi lintas sektor dapat memperbaiki sistem pengangkutan ternak di NTT, sekaligus memastikan hewan yang dilalulintaskan memenuhi persyaratan kesehatan.
Pemerintah Cari Solusi, Bukan Sekadar Melarang
Simon menegaskan, persoalan angkutan babi di NTT harus dilihat secara menyeluruh. Di satu sisi, pemerintah wajib menegakkan regulasi keselamatan dan kenyamanan transportasi. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap angkutan ternak juga tidak dapat diabaikan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














