file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

KSOP Kupang Tegur Keras ASDP, Larang Muat Ternak di Kapal Penumpang

Avatar photo
IMG 20260827 WA0000

“Kita tidak mencari kesalahan, tetapi kita mencarikan solusi bagaimana memberikan layanan terhadap angkutan babi di Provinsi NTT,” kata Simon.

Ia menjelaskan, persoalan pengangkutan babi sebenarnya telah dibahas lintas sektor sejak 2025. Namun, pembahasannya belum menghasilkan solusi yang dianggap mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Karena itu, KSOP kembali mempertemukan seluruh pihak terkait setelah muncul persoalan pengangkutan babi pada awal pekan.

Dorong Kapal Khusus Ternak

Salah satu solusi yang dinilai paling memungkinkan adalah memanfaatkan kapal khusus ternak yang saat ini berpangkalan di Pelabuhan Tenau Kupang.

Simon menyebut terdapat sekitar lima unit kapal khusus ternak yang selama ini melayani pengangkutan ternak dari NTT menuju wilayah Kalimantan maupun Pulau Jawa.

Kapal tersebut dinilai dapat diberdayakan untuk mengangkut ternak babi dari Kupang menuju Sumba, khususnya melalui Pelabuhan Waingapu.

Untuk merealisasikan opsi tersebut, Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Peternakan akan mengkaji kebutuhan dan mekanismenya untuk kemudian diusulkan kepada pemerintah pusat.

Baca Juga :  Capaian Positif Program Pelayaran Perintis di NTT, dari konektivitas hingga dukungan logistik nasional