file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

KSOP Kupang Tegur Keras ASDP, Larang Muat Ternak di Kapal Penumpang

Avatar photo
IMG 20260827 WA0000

Selain aspek regulasi, pengangkutan hewan bersama penumpang juga dinilai dapat mengganggu kenyamanan penumpang selama perjalanan.

“Karena ketika pengusaha memuat (hewan), nanti yang tidak nyaman adalah penumpang,” jelasnya.

Menurut ASDP, solusi selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pimpinan untuk melihat kemungkinan penggunaan kapal khusus atau pengaturan hari maupun jadwal tertentu untuk angkutan ternak.

Karantina Kesehatan Soroti Risiko Penularan Penyakit

Sementara itu, dari aspek kesehatan, Karantina Kesehatan Kupang menilai pemisahan antara manusia dan hewan perlu dilakukan untuk mencegah potensi penularan penyakit.

Dominggus Lensa selaku
Kepala wilayah kerja karantina kesehatan pelabuhan Bolok menjelaskan, sejumlah penyakit dapat memiliki hubungan penularan antara hewan dan manusia. Karena itu, penggabungan hewan ternak dengan penumpang dalam satu ruang angkutan berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan sekaligus mengganggu kenyamanan penumpang.

“Dari sisi kesehatan, kami merekomendasikan adanya pemisahan antara hewan dan penumpang,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur NTT launching Program OVOP. Menampilkan 44 Produk unggulan dari desa/ kelurahan di NTT