file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

ASDP Kupang Perketat Data Manifest dan Muatan, Penertiban Truk ODOL Mulai 1 Oktober

Avatar photo
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Ardian, mengatakan akurasi data manifest menjadi salah satu hal penting yang terus diperkuat dalam operasional pelabuhan.

“Kami juga meminta bantuan pemerintah untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan penertiban terhadap muatan yang memasuki Pelabuhan Bolok,” katanya.

Ia menjelaskan, ASDP tidak dapat bekerja maksimal jika pengawasan hanya dilakukan oleh pihak pelabuhan.

Diperlukan keterlibatan aparat dan instansi yang memiliki kewenangan dalam pengawasan kendaraan serta muatan di darat.

“Kami tidak akan bisa maksimal kalau hal ini tanpa didukung oleh aparat yang berwenang. Kita sama-sama menjaga agar kegiatan penyeberangan, khususnya dari Bolok ke beberapa pelabuhan tujuan, berjalan dengan aman dan selamat sampai tujuan,” ujar Ardian.

Penertiban ODOL Mulai 1 Oktober

Salah satu fokus utama yang disepakati dalam koordinasi tersebut adalah penertiban kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).

ASDP menilai kendaraan dengan dimensi maupun muatan berlebih tidak hanya berpotensi merusak infrastruktur, tetapi juga dapat memengaruhi aspek keselamatan dalam pelayaran.

Kondisi muatan kendaraan yang tidak sesuai ketentuan dapat menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi karena berkaitan dengan stabilitas kapal dan keselamatan seluruh pengguna jasa.

Baca Juga :  KSOP Kupang Tegur Keras ASDP, Larang Muat Ternak di Kapal Penumpang