tv-beritakota.com, NGADA, – Kesunyian Kampung Dona, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Sabtu (7/2/2026), terasa berbeda dari hari-hari biasa.
Di tempat sederhana itulah, duka mendalam masih menyelimuti keluarga YBR (10), siswa kelas IV SD yang kepergiannya mengguncang banyak hati.
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, datang langsung menemui keluarga almarhum, menyampaikan empati, permohonan maaf, dan pengakuan bahwa peristiwa ini adalah luka bersama.
Di hadapan ibunda YBR, Maria Goreti Te’a, sang nenek Wilhelmina Nenu, serta kedua kakaknya Ardianus Niga dan Aulita F. Mbe’e, Gubernur menyampaikan belasungkawa yang mendalam.
Ia juga menyempatkan diri mengunjungi makam YBR dan memanjatkan doa, sebagai tanda penghormatan terakhir dari negara kepada seorang anak yang telah pergi terlalu cepat.
“Kepergian anak kita YBR ini bukan hanya duka keluarga, bukan hanya duka masyarakat Ngada, tetapi duka nasional. Duka kita semua,” ujar Gubernur dengan nada lirih.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena pemerintah baru dapat hadir secara langsung pada hari itu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












