Gunung Lewotobi Laki-Laki saat ini masih berstatus Level IV/Awas, sehingga pemasangan EWS dinilai sangat mendesak sebagai bagian dari infrastruktur mitigasi nasional.
Kepala Desa Pululera, Paulus Sony Sang Tukan, menyampaikan terima kasih kepada Polri. Menurutnya, alat ini sangat membantu warga yang mayoritas bekerja di kebun dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi.
“EWS ini memberi rasa aman dan meningkatkan kesiapsiagaan kami,” ujarnya.
Peresmian EWS ini merupakan rangkaian Bakti Sosial Batalyon Dhira Brata, alumni Akpol 1990, yang juga mencakup peresmian sumur bor, pembangunan tower EWS, dan penyaluran bantuan sosial untuk warga Flores Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi sejumlah perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1990, antara lain Irjen Pol Umar Effendi, Irjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga, Irjen Pol Iman Prijantoro, Irjen Pol Nurworo Danang, dan Brigjen Pol Agung Julianto.
Hadirnya EWS di Gunung Lewotobi Laki-Laki menjadi langkah penting bagi masyarakat Flores Timur dalam menghadapi potensi erupsi dengan sistem peringatan yang lebih modern dan akurat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












