Menanggapi hal itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Lery Rupidara, memberikan klarifikasi terkait situasi sebenarnya yang terjadi di lapangan.
Menurut Lery, apa yang terlihat dalam video tersebut tidak menggambarkan keseluruhan kondisi saat dialog berlangsung.
Ia menegaskan, Gubernur Melki saat itu bukan sedang bermain telepon genggam, melainkan mencatat poin-poin penting dari aspirasi masyarakat dan arahan Wakil Presiden menggunakan perangkat digitalnya.
“Situasi yang sebenarnya berbeda dari apa yang terlihat dalam satu frame foto atau video tersebut. Saat itu Gubernur Melki dengan HP-nya sedang mencatat poin-poin penting yang berlangsung dalam dialog tersebut” katanya
” Secara teknis operasional, setiap orang punya cara sendiri dalam bekerja, khususnya dalam catat-mencatat, apalagi situasinya berlangsung di lapangan,” tambah Lery.
Ia menambahkan, penggunaan perangkat digital dalam aktivitas pemerintahan saat ini sudah menjadi hal yang umum dilakukan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












