IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Penanganan Longsor Bertahap di Sabuk Merah Sektor Timur Jamin Konektivitas Jalan Tetap Lancar

Avatar photo
IMG 20250125 WA0017

Namun, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pemerintah terus berkomitmen untuk memelihara jalan perbatasan tersebut. Hal ini mengingat potensi jalan yang rawan longsor akibat kondisi geografis wilayah tersebut, yang dapat mengancam dan mengganggu kelancaran jalur transportasi di wilayah perbatasan yang sangat penting ini.

IMG 20250129 234408
Foto -Wendy, warga RT 02 Dusun Saka Fimi, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu,

Wendy, warga RT 02 Dusun Saka Fimi, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, mengungkapkan rasa syukurnya atas perbaikan jalan di wilayah Sabuk Merah.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Ia menceritakan bahwa pembangunan jalan tersebut awalnya menghadapi banyak kendala, seperti longsor, kerusakan jembatan, dan jalan yang putus. Perbaikan jalan ini, menurutnya, sangat membantu konektivitas dari kampung menuju Kota Atambua.

Lebih jauh, Wendy menekankan pentingnya jalan Sabuk Merah sebagai beranda terdepan NKRI dan berharap pemerintah terus memperhatikan serta melakukan pemeliharaan jalan tersebut karena perannya yang vital dalam menunjang aktivitas perekonomian, khususnya sektor pertanian.

Baca Juga :  Pemkot dan BPJN Sosialisasi Pembangunan Jembatan Oesapa, Warga Antusias Dukung