Penanganan preservasi dilakukan secara terus-menerus di sepanjang ruas jalan tersebut, dengan detail penanganan yang telah terpetakan.
Untuk preservasi jalan di tahun 2024,dialokasikan anggaran Rp.32 miliar untuk menangani segmen Motaain-Henes dengan anggaran sekitar 7 miliar rupiah, sementara untuk segmen Henes-Motamasin dialokasikan sekitar 25 miliar rupiah..
Sementara untuk kegiatan preservasi, di tahun 2025 dialokasikan anggaran 37,6 miliar yang dibagi dalam dua segmen.yaitu Segmen motaain-Henes 88 km dengan alokasi anggaran preservasi Rp.22 milyar. Dan Segmen henes-motamasin (91 km) dengan alokasi anggaran Rp.15,6 milyar
“Untuk Kegiatan preservasi ini meliputi perbaikan perkerasan jalan, optimalisasi bahu jalan, dan pengendalian tanaman” ungkap Arif.

Diakui, Penanganan preservasi jalan sepanjang 179 kilometer dan 41 jembatan di wilayah Sabuk Merah sektor timur, yang membentang dari Motaain hingga Motamasin, membutuhkan anggaran yang besar karena sebanding dengan panjang ruas jalan yang harus dikerjakan dan kompleksitas pekerjaan preservasi tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












