IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Penanganan Longsor Bertahap di Sabuk Merah Sektor Timur Jamin Konektivitas Jalan Tetap Lancar

Avatar photo
IMG 20250125 WA0017

IMG 20250125 WA0017

Pemerintah terus berkomitmen untuk mendukung penanganan longsor di wilayah tersebut dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp.32 miliar pada tahun 2024 yang diperuntukkan bagi penanganan longsor dan sejumlah paket preservasi jalan.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

“Dalam anggaran tersebut, selain kegiatan preservasi terdapat juga paket penanganan longsor” ungkap Arif kepada tv-beritakota.com dalam wawancara, Jumat, (23/1/2024)

Untuk tahun 2025, pemerintah kembali mengalokasikan anggaran sekitar Rp.46 miliar untuk menangani 9 titik longsor di wilayah Sabuk Merah sektor timur.

Anggaran tersebut dibagi menjadi dua paket kegiatan yakni pertama senilai Rp.27 miliar akan digunakan untuk menangani enam titik longsor di ruas jalan Motaain-Henes, sedangkan paket kedua senilai Rp.19 miliar dialokasikan untuk menangani tiga titik longsor di ruas jalan Henes-Motamasin.

“Dengan anggaran yang ada, Pemerintah yang baru melanjutkan dan bahkan meningkatkan alokasi anggaran untuk menyelesaikan penanganan longsor di wilayah Sabuk Merah sektor timur tersebut, sehingga dapat menuntaskan penanganan hingga sekitar 80 titik longsor sampai akhir tahun 2025, dengan catatan tidak ada kejadian longsor baru” ungkapnya.

Baca Juga :  Wagub NTT: Pick up luar kota Kupang hanya diperbolehkan bawa 5 penumpang dan barang