file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Tangani Kekeringan di NTT, BBWS NT II Sasar Kebutuhan Air Masyarakat dan Sektor Pertanian

Avatar photo
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS NT II, Bernadeta Tea,S.ST.,M.T, mengatakan penanganan kekeringan dilakukan berdasarkan laporan dan pengaduan masyarakat yang diterima melalui saluran hotline maupun penyampaian secara langsung.

“Penanganan ini sudah berjalan sejak April. Tidak harus sampai Desember. Kalau masyarakat sudah tidak membutuhkan lagi, sarana yang digunakan akan kami ambil kembali,” jelasnya.

Ia menerangkan, sarana yang digunakan merupakan aset yang dipinjamkan untuk mendukung penanganan darurat. Oleh karena itu, penggunaannya bersifat sementara dan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lokasi penerima layanan.

BBWS Nusa Tenggara II distribusikan air bersih kepada warga Manusak

Apabila kebutuhan air di suatu wilayah telah tertangani dan masyarakat tidak lagi membutuhkan dukungan tersebut, sarana akan ditarik kembali untuk dapat digunakan sesuai kebutuhan penanganan lainnya.

Sasar Kebutuhan Masyarakat dan Lahan Pertanian

Penanganan kekeringan ini tidak hanya berfokus pada kebutuhan air masyarakat, tetapi juga memperhatikan sektor pertanian, khususnya lahan persawahan yang mengalami kekurangan pasokan air.

Melalui penyediaan mobil tangki air, pompa air, dan sarana pendukung lainnya, BBWS NT II berupaya membantu memenuhi kebutuhan air di lokasi yang membutuhkan penanganan.

Bernadeta menambahkan, sebagian penanganan tanggap darurat di sejumlah lokasi telah diselesaikan. Sementara itu, kebutuhan yang masih berlangsung akan ditindaklanjuti berdasarkan laporan masyarakat dan data yang tersedia.

Baca Juga :  Sinergi Polda NTT dan BBWS NT II Bangun Sumur Bor, Atasi Krisis Air di Asrama Tode Kisar