“Pekerjaan fisik akan dimulai pada awal Juni 2025,” ujar Isak kepada wartawan di Kupang.
Isak merinci sebaran pembangunan sumur bor baru. Sebanyak 2 sumur bor akan dibangun di wilayah Sumba Bagian Barat, 2 sumur bor di Sumba Bagian Tengah, dan 3 sumur bor di Sumba Timur.
Upaya ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan terhadap perluasan akses air bersih bagi masyarakat dan mendukung kegiatan pertanian.
Selain penambahan sumur bor baru, kegiatan rehabilitasi juga menjadi fokus utama. BBWS NT II akan melakukan rehabilitasi jaringan irigasi air tanah pada 4 sumur bor yang berlokasi di Pulau Sumba, serta rehabilitasi pada 5 sumur bor lainnya di Kabupaten Sumba Barat Daya.
Sementara itu, kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi air tanah juga akan dilaksanakan secara komprehensif di beberapa wilayah di Pulau Sumba. Proyek ini akan mencakup:
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah pada 5 buah sumur bor di Kabupaten Sumba Barat Daya.
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah pada 6 buah sumur bor di Kabupaten Sumba Timur.
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah pada 4 buah sumur bor di Kabupaten Sumba Barat.
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah pada 6 buah sumur bor di Kabupaten Sumba Tengah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












