IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

19 Tahun Tragedi KMP Citra Mandala Bahari, Kejati NTT Gelar Doa Bersama Menghormati Insan Adhyaksa yang gugur

Avatar photo
IMG 20250201 WA0009

Kapal dengan bobot 489 GT ini dinahkodai oleh Marianus Koten dan membawa sekitar 160 penumpang berdasarkan manifest, meskipun banyak pihak meragukan angka tersebut. Di antara para penumpang, terdapat tiga jaksa yang bertugas ke Rote Ndao, yakni Soleman Bolla, Engkus Kusdinar, dan Philipus David Ay.

Menurut kesaksian Wilmince Mangdalena Herlinda Tony, istri dari Soleman Bolla, suaminya selamat setelah berhasil keluar dari jendela kapal dan bertahan selama dua jam di laut menggunakan potongan kayu. Namun, Engkus Kusdinar dan Philipus David Ay tidak seberuntung itu. Engkus Kusdinar ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, sementara jasad Philipus David Ay hingga kini belum ditemukan.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Salah satu kisah memilukan dari tragedi ini datang dari Marietje Margaretha Ay-Ndoen, ibu dari Philipus David Ay.

Ia mengenang bagaimana putranya yang merupakan anak bungsu dan diharapkan mengikuti jejaknya sebagai jaksa, justru harus berpulang dalam tugas.

“Deddy mungkin panik, sehingga berlari masuk ke dalam mobil dinas yang akan dibawa ke Kejari Rote. Ia tenggelam bersama mobil itu, dan hingga kini jasadnya belum ditemukan,” ujarnya penuh haru.

Baca Juga :  Konektifitas Jalan Perbatasan Wilayah Sabuk Merah, Sektor Barat, Terintegrasi. Warga Nikmati Jalan Beraspal (Oenaek-Saenam-Nunpo)