tv-beritakota.com (Kupang, NTT)- Angin kencang yang melanda Kelurahan Belo pada tengah malam menyebabkan kerusakan di sejumlah titik.
Sedikitnya 35 rumah warga di RT 02 RW 08 rusak, termasuk satu rumah ibadat, Gereja GMIT Yegar Sahaduta Belo.
Sejumlah warga juga mengalami luka akibat tertimpa seng dan material bangunan yang beterbangan, bahkan beberapa harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Menindaklanjuti bencana tersebut, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, turun langsung menemui warga terdampak pada Sabtu (24/1).
Ia didampingi Anggota DPRD Provinsi NTT Filmon Loasana, Anggota DPRD Kota Kupang Ridla Neda Lalay, Luther Keny Sa’u, dan Muhammad Ramli, serta jajaran Pemerintah Kota Kupang dan perwakilan Dinas Sosial Provinsi NTT.
Di lokasi bencana, Wali Kota menegaskan bahwa kehadiran pemerintah merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen untuk memastikan warga tidak menghadapi musibah sendirian.
“Kami hadir untuk memastikan warga mendapat perhatian. Semua rumah yang rusak, baik ringan, sedang, maupun berat, akan kami data dan bantu,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
