Sebelumnya, ia juga mengunjungi Ibu Olpi Tameon yang mengalami luka hingga patah kaki akibat bencana angin kencang.
Orang tua Stefanus, Roy Tosi, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan respons cepat Pemerintah Kota Kupang.
“Kami sangat terbantu, terutama terkait biaya perawatan anak kami,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Majelis Jemaat GMIT Yegar Sahaduta Belo, Pdt. Selvy Asfes Zina, S.Th., yang menilai kehadiran Wali Kota memberi penguatan bagi jemaat yang terdampak.
“Kami berharap gereja ini bisa segera diperbaiki dan kembali digunakan untuk ibadah,” katanya.
Sementara itu, Lurah Belo Robinson Emlimasir Lona, SH, menjelaskan bahwa data awal mencatat 35 rumah terdampak.
Namun berdasarkan laporan tambahan, jumlah tersebut bertambah menjadi 45 rumah. Pihak kelurahan akan segera melakukan verifikasi lanjutan sekaligus menyalurkan bantuan kepada seluruh warga terdampak.(*/Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
