tv-beritakota.com, KUPANG – Sekitar enam ton tumpahan minyak di sejumlah wilayah terdampak perairan Pulau Semua yang diduga berasal dari kebocoran bangkai KM Kuala Emas berhasil dibersihkan dan diamankan melalui operasi terpadu yang melibatkan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT bersama sejumlah instansi terkait.
Meski sebagian besar tumpahan minyak telah berhasil dievakuasi, Ditpolairud Polda NTT memastikan pengawasan dan pembersihan masih terus dilakukan untuk mengantisipasi adanya sisa minyak yang berpotensi terbawa arus ke wilayah pesisir lainnya.
Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima informasi adanya dugaan pencemaran laut di perairan Semau.
Personel langsung diterjunkan untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), memetakan lokasi terdampak, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, KSOP, BKKPN, serta pihak kontraktor pelaksana pengangkatan bangkai kapal.
“Begitu menerima laporan, personel Ditpolairud langsung turun ke lapangan untuk memastikan sumber pencemaran, dampak yang ditimbulkan, serta langkah penanganan yang harus segera dilakukan,” ujar Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
