Lansia Asal Amfoang Barat Laut ditemukan Tewas Terseret Banjir di Kali Bonpo

20240611 214031

Jasadnya ditemukan di tengah sungai dengan posisi melintang di atas pasir, sekitar 5 kilometer dari titik awal terseret.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Amfoang Utara, Iptu Valentinus M. Beribe, bersama personel Polsek, anggota Koramil 1604-03 Amfoang, dan tenaga medis dari Puskesmas Soliu langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Petugas segera mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya luka di bagian kepala, tangan, dan kaki yang diduga akibat benturan dengan material sungai saat korban terseret arus.

Setelah proses penanganan selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan di rumah duka di Desa Faumes. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Diketahui, saat kejadian, kondisi sungai cukup ekstrem dengan lebar mencapai sekitar 200 meter dan ketinggian air sekitar 150 sentimeter.

Arus yang deras diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan korban tidak mampu menyelamatkan diri.

Exit mobile version