FGD Internalisasi Pancasila di NTT: Senator Abraham Liyanto Soroti Tata Kelola Pemerintahan dan Kesenjangan Pembangunan

file 000000000a6071fa98c98be19b405fd3

tv-beritakota.com, KUPANG – Upaya menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila dalam tata kelola pemerintahan daerah menjadi fokus utama dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Hotel Harper Kupang, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang digagas Badan Sosialisasi MPR RI tersebut menghadirkan Senator DPD RI asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Abraham Paul Liyanto, Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Setjen MPR RI Dr. Wachid Nugroho, serta dimoderatori oleh Prof. Max Sanam.

FGD juga dihadiri sejumlah akademisi dan tokoh masyarakat dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi kemasyarakatan di NTT, di antaranya Dr. Ahmad Atang, Dr. Yohanes Tiba Helan, Dr. Urbanus Ola, Prof. David Pandie, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).

Dalam paparannya, Abraham Liyanto menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang memiliki lebih dari 280 juta penduduk dan tersebar di sekitar 17 ribu pulau.

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan terletak pada substansi Pancasila, melainkan pada implementasinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Exit mobile version