IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kerinduan Masyarakat Desa Tenalai dan Daiama menanti Jembatan penghubung untuk Mengakhiri Isolasi

Avatar photo
GridArt 20250927 230220054
IMG20250924182004
Foto- Kepala Desa Daiama, Heber Laurens Ferroh

 

“Tapi, jika tidak ada sampan, mereka terpaksa tidak masuk sekolah karena tidak ada transportasi” sambungnya.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Air untuk kebutuhan hidup masyarakat di Dusun Airani juga harus diambil dari Desa Dayang, juga dengan menggunakan sampan.

“Kasihan sekali mereka,” lanjutnya dengan nada haru

Heber mengatakan bersama tokoh adat dan aparat Desa selalu mengusulkan pembangunan jembatan penghubung dalam setiap rapat.

“Kami berharap dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat di Desa Dayang maupun di Tenelai bisa berjalan lancar, sehingga pembangunan di Desa Tenelai, di Dusun Airani maupun di Pulau Usu dapat berjalan dengan baik.” Pintanya.

“Dan jika jembatan ini benar-benar terwujud, saya percaya, saya pastikan, bahwa jalan akan dibuka dari Padaleyan ke Pulau Usu. Dan ketika jalan itu dibuka, maka kehidupan masyarakat di Desa Tenelai, termasuk Dusun Elinamun, Dusun Padaleyan, dan Dusun Pulau Usu, pasti akan menjadi lebih sejahtera,” tegasnya, penuh keyakinan.

Baca Juga :  Percekcokan Kakak Beradik di Sikka Akibat Miras Moke berakhir maut