IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kerinduan Masyarakat Desa Tenalai dan Daiama menanti Jembatan penghubung untuk Mengakhiri Isolasi

Avatar photo
GridArt 20250927 230220054
IMG20250924172724
Foto – Omer Non, tokoh adat Desa Daiama ( tengah) bersama warga Desa Tenalai

 

Perjuangan Anak Sekolah dan Ibu Hamil: Derita yang Tak Kunjung Berakhir

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Dampak paling terasa dari keterbatasan ini adalah yang dialami oleh anak-anak sekolah dan ibu hamil.

Anak-anak dari desa Tenalai harus berjuang keras menyeberangi lautan berarus deras setiap hari untuk bersekolah di Desa Daiama.

Perjalanan ini tidak hanya berbahaya, tetapi juga seringkali terhambat oleh cuaca buruk atau bahkan kecelakaan.

Lebih memilukan lagi, perahu yang seharusnya mengantar mereka ke sekolah, terkadang harus digunakan oleh orang tua untuk mencari nafkah, sehingga anak-anak terpaksa kehilangan kesempatan untuk belajar.

Kondisi serupa juga dialami oleh ibu hamil. Mereka seringkali kesulitan mendapatkan akses ke puskesmas terdekat untuk melakukan pemeriksaan kehamilan atau melahirkan.

IMG 20250926 08425988
Foto – anak- anak Sekolah Pulau USU, Desa Tenalai gunakan sampan untuk menyebrang ke Desa Daiama
Baca Juga :  Kunjungan Kepala BPJN NTT Bawa Harapan Baru bagi Warga Pulau Usu