Terkait pernyataan Gubernur DKI Jakarta yang menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah PON 2028, Wagub Johni menilai hal tersebut wajar.
DKI Jakarta, menurutnya, memang memiliki sarana dan prasarana olahraga yang sangat lengkap.
Namun ia mengingatkan bahwa pelaksanaan PON sebelumnya telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Bagian utara telah dilaksanakan di Sulawesi Selatan, wilayah barat di Aceh–Sumatera Utara, dan wilayah timur di Papua.
Dengan demikian, wilayah selatan—NTT dan NTB—sudah selayaknya mendapat kesempatan sesuai dengan mekanisme dan penunjukan awal yang telah dilalui.
Wagub Johni juga menawarkan konsep pelaksanaan PON 2028 dengan skema kolaborasi antarprovinsi.
Menurutnya, NTT–NTB dapat bekerja sama dengan provinsi lain seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, atau Jawa Timur.
“Untuk venue yang membutuhkan biaya besar, pelaksanaannya bisa dilakukan di daerah yang fasilitasnya sudah siap. Dengan begitu, ada penghematan anggaran, kolaborasi antardaerah, serta tetap menjunjung pemerataan dan keadilan,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












