IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ruas Jalan Wolokela–Late Rampung 100 Persen, PHO Dijadwalkan 19 Juni 2026

Avatar photo
file 000000003ccc7209b74e75c0c6a855ce

Paket tersebut berada di bawah tanggung jawab PPK 3.4 Provinsi NTT, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III NTT pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT.

Raymond menjelaskan, ruas jalan yang dibangun saat ini belum sepenuhnya terhubung hingga RSU Late. Masih terdapat sekitar 5,5 kilometer ruas yang belum ditangani dan sebagian besar masih berupa tanah biasa.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

“Kalau sampai ke Rumah Sakit Late masih ada sekitar 5,5 kilometer lagi yang belum tertangani. Harapannya ke depan bisa dilanjutkan sehingga akses masyarakat menuju rumah sakit semakin mudah,” ujarnya.

Secara umum, pekerjaan yang dilaksanakan meliputi urugan pilihan, lapis pondasi agregat kelas A dan B, pekerjaan perkerasan aspal hotmix serta pekerjaan beton. Selain itu, dibangun pula tujuh unit box culvert untuk mendukung sistem drainase dan menjaga ketahanan badan jalan.

Kontrak pekerjaan dimulai pada 22 Desember 2025 dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender.

Dalam pelaksanaannya, proyek ini diawasi oleh konsultan supervisi yang merupakan kerja sama tiga perusahaan, yakni PT Gagas Adi Bagaskara, PT Bayu Pertama Jaya, dan PT Kreatama Lusa Widya.

Baca Juga :  Kejati NTT Kawal Pembangunan Jalan Lingkar Luar Kabupaten Sikka, Fokus Pengendalian dan Penyelesaian AGHT