tv-beritakota.com (Kupang, NTT )- Satuan Kerja (Satker) Operasional dan Pemeliharaan (OP) Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di bawah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II terus berupaya keras untuk mendukung program swasembada pangan di Provinsi NTT.
Berbagai kegiatan rutin dan berkala terus digencarkan untuk memastikan sistem irigasi berfungsi optimal, sehingga memberikan manfaat maksimal bagi para petani.
Di lingkup Operasional dan Pemeliharaan, khususnya untuk Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), berbagai penanganan sementara telah dilakukan di beberapa kabupaten, termasuk Rote Ndao, Belu, Kupang, Sumba Timur, dan Sumba Barat Daya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) OP JIAT BBWS Nusa Tenggara II, Gozali Mahmud, ST, M.T, menjelaskan kepada media ini bahwa secara keseluruhan, progres kegiatan hingga Agustus 2025 telah mencapai 56 persen.
Gozali menguraikan bahwa kegiatan reguler ini tersebar di tiga kabupaten, yaitu Rote Ndao, Sumba Timur, dan Sumba Barat Daya.
“Untuk progres kegiatan di Kabupaten Rote Ndao, kami telah mencapai 100 persen. Sementara itu, di Kabupaten Sumba Timur dan Sumba Barat Daya, progresnya baru mencapai 60 persen,” jelas Gozali.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












