Untuk memastikan kesiapan dan kemantapan jalan nasional tersebut, BPJN NTT telah mengambil langkah-langkah cepat dan intensif dengan melakukan perbaikan dan penanganan secara maraton.
“Kami memastikan bahwa sebelum tanggal 4 September 2025, semua ruas jalan nasional yang akan dilalui peserta sudah dalam kondisi mantap dan mulus, siap digunakan untuk kegiatan Tour de EnTeTe,” tegas Janto.
Janto menguraikan ruang lingkup Penanganan yang sedang dilakukan meliputi penambalan lubang-lubang pada jalan, pekerjaan overlay aspal, pemasangan pagar pengaman, serta pemasangan rambu-rambu jalan, khususnya di titik-titik rawan, terutama di area yang berpotensi longsor. Selain itu, dilakukan juga pemotongan rumput dan pembersihan saluran drainase di sepanjang ruas jalan nasional.
“Kami telah melakukan pendataan terhadap semua titik-titik jalan nasional yang perlu ditangani, mulai dari wilayah kerja PJN Wilayah 1 dan 2 (yang meliputi wilayah daratan Timor dan Sumba) hingga PJN Wilayah 3 dan 4 (yang mencakup wilayah daratan Flores). Saat ini, seluruh tim sedang bekerja keras untuk menyelesaikan pekerjaan ini,” ujar Janto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pembangunan BBPJN Jawa Tengah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












