tv-beritakota.com | Manggarai, NTT — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Manggarai sejak Kamis siang (22/1/2026) memicu tanah longsor di ruas jalan nasional Ruteng–Reo–Kedindi.
Material tanah dan batu dari lereng bukit runtuh dan menutup sebagian badan jalan di STA 22+300, menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat dari dua arah.
Longsoran dengan panjang sekitar 16 meter dan lebar 3 meter itu sempat mengganggu mobilitas warga di jalur strategis Pulau Flores, yang selama ini menjadi urat nadi distribusi logistik dan BBM.
Namun, situasi darurat tersebut tidak berlangsung lama. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Provinsi NTT bergerak cepat begitu laporan diterima.
Sejumlah alat berat, termasuk loader, segera diterjunkan ke lokasi, didukung tim lapangan, aparat kepolisian, serta partisipasi masyarakat setempat.
Di tengah hujan yang masih turun dan medan yang cukup berat, proses pembersihan terus dilakukan tanpa henti.
Untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, petugas juga memasang rambu peringatan rawan longsor di sekitar lokasi penanganan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












