“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan informasi cuaca dari BMKG. Jika terjadi hujan lebat, terutama di jalur dengan tebing curam, sebaiknya menunda perjalanan demi keselamatan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Tim Koordinator Posko Lebaran BBWS NT II, Sony Tulle, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai peralatan untuk mendukung kelancaran arus mudik.
“Peralatan yang kami siagakan antara lain ekskavator, crane truck, tangki air, dan truk operasional. Ini untuk mengantisipasi jika diperlukan penanganan cepat di lapangan,” ungkapnya.
Posko Lebaran BBWS NT II akan beroperasi selama 24 jam secara real time dengan sistem kerja bergiliran (shift) yang telah diatur. Masa siaga direncanakan berlangsung hingga H+3 Lebaran atau sekitar 26 Maret 2026, dengan kemungkinan penyesuaian sesuai instruksi lebih lanjut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
