Menindaklanjuti hal tersebut, pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi NTT telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas terkait sebagai langkah cepat penyelesaian di lapangan.
Sebagai solusi konkret yang telah disepakati bersama, dilakukan penyesuaian teknis pekerjaan, yaitu:
• Pemindahan posisi box drainase dari STA 0+675 ke STA 0+659 atau mundur sekitar 16 meter, sesuai dengan permintaan dan kesepakatan warga terdampak.
• Pada saat pelaksanaan penggalian, Kepala Dinas akan melakukan koordinasi dengan lurah setempat, warga, serta staf Dinas Pekerjaan Umum untuk bersama-sama hadir di lokasi, guna menentukan titik pekerjaan yang paling tepat dan disepakati bersama.
Langkah tersebut merupakan bentuk penyelesaian persuasif dan partisipatif, yang mengedepankan musyawarah, komunikasi terbuka, serta penghormatan terhadap hak masyarakat, tanpa mengabaikan ketentuan teknis dan target penyelesaian pekerjaan.
Rapat Monitoring dan Evaluasi
Kegiatan site visit dilanjutkan dengan rapat monitoring dan evaluasi, yang menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penataan ulang material, optimalisasi logistik, penambahan alat dan tenaga kerja kritis, serta penguatan pengawasan mutu agar percepatan pekerjaan tidak berdampak pada kualitas hasil.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












