Meski demikian, penanganan ruas Bukapiting–Apoi dinilai sangat strategis. Menurut Edwin, masih dibutuhkan penanganan sekitar 12 kilometer lagi, sementara target usulan Pemda Alor pada 2025 baru sepanjang 4 kilometer.
“Ruas ini penting untuk mendukung konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan meningkatkan produktivitas serta ketahanan pangan,” jelasnya.
Dari sisi teknis, peningkatan kualitas jalan Bukapiting -Apoi dilakukan secara signifikan.
Lebar jalan yang semula 3 meter kini diperlebar menjadi 5,5 meter, menggunakan perkerasan aspal Hotmix HRS-WZ.
Selain itu, dilengkapi dengan bangunan pelengkap berupa bahu jalan rabat beton selebar 50 cm di kiri dan kanan sepanjang 1 kilometer, sementara sisa 650 meter menggunakan agregat kelas S untuk bahu jalan.
“Seluruh ruang lingkup penanganan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar mutu yang ditetapkan. Harapannya kondisi jalan semakin mantap dan pelayanan infrastruktur kepada masyarakat semakin baik,” tambah Edwin.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












