tv-beritakota.com, Kefamenanu,TTU– Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Mena di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) tetap dilanjutkan meski terdampak efisiensi anggaran yang memangkas nilai pekerjaan sekitar Rp.10 miliar.
PPK Irigasi dan Rawa I Satker PJPA SDA Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II), Yan Tampani, mengatakan nilai kontrak awal sekitar Rp30,5 miliar kini berkurang menjadi sekitar Rp20,5 miliar.
Menurutnya, pengurangan anggaran tersebut berdampak terhadap cakupan penanganan di lapangan. Jika pada perencanaan awal rehabilitasi saluran ditargetkan sepanjang 14 kilometer, maka setelah penyesuaian anggaran panjang penanganan diperkirakan hanya sekitar 7 hingga 8 kilometer.
“Karena ada efisiensi anggaran, kita akan menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Saluran yang masih layak akan dipertahankan dan hanya dilakukan perbaikan ringan, sedangkan yang rusaknya berat akan menjadi skala prioritas untuk dibongkar dan diganti baru,” kata Yan Tampani saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2026).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
