Senada dengan Ryanto, PPK 1.4 Provinsi NTT, Adrianto Putra Prasetyo, menyampaikan bahwa paket pelebaran menuju standar Simpang Makamenggit Kahiri dengan nilai kontrak sekitar Rp19 miliar ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025.

Adrianto menjelaskan bahwa panjang penanganan Simpang Makamenggit Kahiri mencapai lima kilometer, dengan kondisi eksisting jalan kabupaten yang memiliki lebar 3,5 meter, serta kondisi kerusakan jalan yang bervariasi.
Pemilihan lokasi IJD pada Simpang Makamenggit Kahiri didasarkan pada pertimbangan strategis, yaitu jalur tersebut merupakan penghubung utama ke wilayah produksi pertanian yang meliputi area persawahan.
Selain penanganan aspal jalan, pekerjaan lain yang akan dilakukan meliputi pembangunan bahu jalan sepanjang penanganan dan pembangunan saluran drainase, yang akan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan.
Mengingat waktu pelaksanaan yang terbatas, pihak BPJN telah meminta kepada penyedia jasa untuk bekerja secara maksimal. Hal ini termasuk memastikan ketersediaan alat dan material yang memadai, serta kesiapan sumber daya manusia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












