Ruas-ruas ini diprioritaskan untuk membuka akses ke kawasan pertanian, mendukung distribusi logistik pangan dan energi, serta membuka isolasi wilayah-wilayah tertinggal di provinsi kepulauan tersebut.
Mahma menegaskan pentingnya kualitas dan ketepatan waktu pelaksanaan proyek, mengingat program ini merupakan amanat langsung dari Presiden dan menjadi bagian dari strategi nasional jangka panjang.
“Harapan kita semua paket IJD ini bisa selesai tepat waktu dan tepat mutu. Kami terus dorong percepatan di lapangan, karena dari pusat juga sudah mengingatkan agar proyek tidak boleh putus di tengah jalan,” tegasnya.
Dengan hadirnya IJD, BPJN NTT optimistis akan tercipta percepatan konektivitas yang berdampak langsung pada produktivitas sektor pangan dan energi di NTT.
Program IJD ini diharapkan menjadi pengungkit utama pembangunan daerah menuju kemandirian dan pemerataan infrastruktur.( Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












