BBWS Nusa Tenggara II Siapkan Empat Titik Sumur Bor JIAT untuk Penanganan Kekeringan di Malaka dan Kota Kupang

Reporter : Tomi Tangkur Editor: Redaksi
file 00000000a6e0820b8dfb0e28de005b0c

Daud berharap DIPA dapat terbit lebih cepat sehingga pekerjaan bisa segera dimulai. Apabila pencairan anggaran berlangsung bersamaan dengan program Instruksi Presiden (Inpres), pelaksanaan kedua program akan disinergikan.

“Kami berharap DIPA segera terbit. Kalau bisa lebih cepat tentu lebih baik. Namun apabila bersamaan dengan program Inpres, maka pelaksanaannya akan berjalan secara berkolaborasi,” jelasnya.

Meski demikian, BBWS Nusa Tenggara II tetap menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada Desember 2026 sesuai jadwal tahun anggaran.

BBWS NT II Telah Membangun Lebih dari 700 Sumur JIAT

Daud menambahkan, pembangunan empat titik sumur bor tahun ini merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur air tanah yang telah dilakukan BBWS Nusa Tenggara II selama beberapa tahun terakhir.

Secara keseluruhan, tiga PPK Air Tanah dan Air Baku (ATAB) di wilayah kerja BBWS Nusa Tenggara II telah membangun lebih dari 700 unit sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur.

Exit mobile version