file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

BBWS NT II Siapkan Rehab-Rekon Infrastruktur SDA Pascagempa Flores, Bendungan Disebut Masih Aman

Avatar photo
Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur Sumber Daya Air BBWS NT II, Fabian Priandani, yang juga ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala BBWS NT II,

“Prioritas kedua itu irigasi, karena kemarin sedang musim tanam kedua. Bagaimana caranya air harus tetap jalan sampai ke sawah,” jelas Fabian.

Ia mencontohkan kondisi di salah satu jaringan irigasi Waececu, yang sebelumnya mengalami longsor pada bagian saluran.

Untuk menjaga agar aliran air tetap berjalan, BBWS NT II sebelumnya melakukan penanganan sementara dengan membuat struktur pendukung menggunakan material yang tersedia di lapangan.

“Di saluran primer sampai ke hilirnya longsor semua. Akhirnya kita bikin struktur dulu menggunakan bambu dan material lainnya, yang penting menjadi rangka, kemudian ditutup dengan terpal. Akhirnya air masih bisa mengalir,” ungkapnya.

Status Tanggap Darurat Masih Berjalan

Terkait status tanggap darurat pascagempa Flores, Fabian mengatakan masa tanggap darurat belum berakhir.

Menurutnya, status tersebut pertama kali diberlakukan sejak 15 Agustus 2026 dan secara normal berlaku selama 14 hari. Namun, status tanggap darurat tersebut telah diperpanjang sebanyak dua kali melalui surat keputusan, sehingga secara keseluruhan telah diterbitkan tiga kali surat tanggap darurat.

Baca Juga :  Progres Bendungan Mbay Capai 94 Persen, BBWS NT II percepat Relokasi sekolah dan infrastruktur sebelum Impounding