Pentingnya Transformasi Pertanian Tradisional Ke Modern Di TTS 

IMG 20241201 WA0002

Terkait modal usaha untuk para Petani di kawasan persawahan Bena, Pemkab TTS terus mendorong kelompok tani/petani padi di persawahan Desa Bena untuk memanfaatkan Kredit Mikro Merdeka dari Bank NTT untuk mendukung pembiayaan pertanian.

“Terkait menjaga stabilitas harga jual beras Petani dan penyerapan beras Petani, Pemkab TTS juga telah melakukan komunikasi dengan Perum Bulog wilayah TTS terkait pembelian beras Petani untuk kualitas beras medium dan premium dengan harga sesuai peraturan Badan Pangan Nasional yakni Rp 11.000/kg hingga Rp 12.000/kg. Selain itu Pemerintah Daerah juga mendukung dan mendorong upaya teknis peningkatan mutu beras Petani khususnya di persawahan Bena dengan target produksi beras dengan membuat Branddit beras ” NONA BENA” yang bila tidak terkendala beberapa minggu ke depan sudah bisa di launching penyaluran/penjualannya.” Ungkap Pj. Bupati TTS

Ia pun menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten TTS juga menyiapkan surat penegasan terkait dengan pemanfaatan lumbung pangan yang telah dibangun dimasing-masing wilayah TTS guna menyediakan cadangan Pangan Pemerintah Daerah untuk mengantisipasi kekurangan pangan saat bencana tak terduga.

Exit mobile version