tv-beritakota.com (Kupang)- Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II, melalui Satker Air Tanah dan Air Baku (ATAB), mendapat alokasi dana Rp 87,5 miliar dari Pemerintah Pusat untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional di NTT.
Dana tersebut akan digunakan untuk merehabilitasi 100 titik sumur bor dan membangun 25 titik sumur bor baru untuk jaringan irigasi air tanah (JIAT) di Pulau Timor, Flores, dan Sumba.
Kepala Satker ATAB BBWS NT II, Djoni Doga, ST., MT., menyatakan optimisme bahwa seluruh proyek, yang dikerjakan secara swakelola, dapat selesai tepat waktu dan bermanfaat bagi masyarakat, meskipun waktu pengerjaan hanya sekitar 7-8 bulan.
” Apapun kondisinya, kami tetap optimis. Dengan sisa waktu efektif 8 bulan sejak persetujuan DIPA tanggal 28 April lalu. saya minta semua PPK untuk langsung action ke lapangan untuk melakukan survey dan pengambilan data teknis’ kata Jony kepada media ini, Kamis (22/5/2025)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
