Sebanyak 53 industri berkomitmen mendampingi 362 UMKM pangan olahan, obat bahan alam, dan kosmetik.
Edukasi masyarakat dilakukan secara masif melalui media sosial, aplikasi BPOM Mobile, layanan HALOBPOM 1500533, serta ribuan kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi di seluruh Indonesia.
Menutup 2025, BPOM meraih status WHO Listed Authority (WLA), menjadikannya otoritas regulatori negara berkembang pertama yang memperoleh pengakuan tersebut.
Status ini memperkuat reputasi global Indonesia, membuka peluang ekspor obat nasional, dan mempercepat akses obat inovatif di dalam negeri.
Memasuki 2026, BPOM berkomitmen memperkuat pengawasan berbasis risiko, pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial, penguatan UMKM, serta kolaborasi nasional dan internasional.
BPOM juga menambah 7 unit pelaksana teknis (UPT) baru dan mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai Perpres Nomor 115 Tahun 2025.
Konferensi pers ini sekaligus menjadi refleksi 25 tahun perjalanan BPOM dalam melindungi masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














